Muhammad Willy Ardiansyah Blogs

Just another WordPress.com weblog

4 MANUSIA YANG ADA DI SEKITAR KITA

 

  1. Mereka ta`at kepada Allah dan mereka bahagia di dunia. ١- طائع لله وسعيد في الحياة.

Allah swt menjanjikan kepada hamba-hamba nya yang sholeh bahwa mereka hidup di dunia ini mendapatkan kebahagiaan dan kelapangan di dunia, kita lihat di sekitar kita ada orang yang sholeh,baik hati, mereka juga kaya raya, dermawan terhadap sesama, membantu orang lain, ini merupakan janji Allah kepada hamba-hamba nya. Karena mereka tahu bahwa harta mereka ini merupakan titipan Allah, karena mereka hidup tanpa membawa apa-apa dan matipun tanpa membawa apa-apa , hanya amalan mereka lah yang akan mereka bawa.

Dunia ini berada di tangan mereka sedangkan akhirat berada di hati mereka, mereka tidak takut miskin dikarenakan mereka banyak bersedekah, membantu fakir miskin, justru harta mereka semakin bertambah dan bertambah, itulah janji Allah kepada mereka, sebagaimana firman Allah swt: “ Barang siapa yang beramal sholeh baik itu laki-laki maupun wanita sedangkan dia seorang yang mu`min maka baginya kehidupan yang baik dan kami akan membalas mereka dengan pahala yang paling baik terhadapat apa yang mereka kerjakan”.( Surat An-Nahl ayat 97 ) 

Ulama sholeh Habib Ali Zainal Abidin mengatakan: Bagi hamba yang sholeh maka hidup di dunia ini tidak lah susah dan sulit apabila kita mencintai Allah dan di cintai oleh Nya.

  1. Mereka ta`at kepada Allah dan mereka hidup di dunia.- طائع لله وتعيس في الحياة.

Bagi manusia yang kedua ini ada 2 kemungkinan:

  1. Sesungguh nya Allah swt mencintai hamba ini dan hendak menguji kesabaran hamba ini dengan maksud menghapus dosa-dosa nya dan meninggikan derajat nya di akhirat kelak. Allah swt berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 155 :( Dan sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar).

Allah memberikan kehidupan di dunia ini tentu ada yang kaya dan ada yang miskin, ada sehat ada juga sakit, setiap hamba yang beriman akan di uji didalam kehidupan nya, ketika berada di dunia terkadang dia hidup enak, bahagia namun terkadang Allah menguji hamba nya supaya hamba tersebut ingat dan semakin dekat kepada Nya. Disinilah hamba tersebut di uji, apakah dia bersabar atau tidak, bersyukur atau tidak.

  1. Allah menimpakan musibah kepada hamba-hamba nya supaya mereka dapat bertaubat kembali kepada Allah,  Allah berfirman didalam surat As-Sajadah ayat 21: “Dan pasti Kami timpakan kepada mereka sebagian siksa yang dekat (di dunia), sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), agar mereka kembali(ke jalan yang benar “
  1. Mereka bermaksiat kepada Allah dan mereka bahagia di dunia.٣- عاصٍ لله وسعيد في الحياة.

Adapun hamba yang ke 3 ini merupakan Istidraj, Rasulullah saw bersabda terhadap hamba ini:

Dari ‘Uqbah bin Amir, dari Rasulullah SAW: “Apabila engkau melihat Allah mengaruniakan dunia kepada seorang hamba sesuai dengan yang ia inginkan, sementara ia tenggelam dalam kemaksiatan, maka ketahuilah itu hanya istidraj darinya”, kemudian Rasulullah SAW membaca firman: “ Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa”.

Ibnu Abbas menjelaskan firman Allah ‘Azza wajallah: “Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur ke arah kebinasaan dengan cara yang tidak mereka ketahui”, ia berkata: Setiap kali mereka melakukan satu kesalahan kami beri mereka nikmat yang baru dan kami lupakan mereka untuk beristighfar.

Kelancaran rezeki bukanlah standar sayangnya Allah kepada seseorang. Boleh jadi kelapangan hidup itu bentuk azab yang tidak disadari. Untuk apa banyak harta tapi batin merana, ancaman azab akhirat tidak dipedulikan. Kalaulah standar sayangnya Allah itu dengan kemewahan hidup dunia, Qarunlah orang yang paling disayangi Allah. Tapi akhirnya ia binasa ditelan bumi.

Juga sebaliknya, jangan mengira orang yang banyak ujian dan cobaan dalam hidup tanda ia dimurkai oleh Allah. Boleh jadi itu adalah musibah untuk menghapuskan dosa dan meninggikan derajatnya di surga nanti.

  1. Mereka bermaksiat kepada Allah dan mereka dapat hidup di dunia. ٤- عاصٍ لله وتعيس في الحياة.

Hamba yang ke 4 ini merupakan suatu hal yang biasa karena barang siapa yang tidak ta`at kepada Allah, malas untuk beribadah, tidak mau untuk berdoa, dia dapat hidup di dunia dengan biasa tanpa ada kelebihan yag diberikan oleh Allah, setiap kali berusaha tidak pernah maju-maju, karena bagaimana hamba ini dapat maju dan rezki nya lancar. Setiap kali hamba ini berusaha dia melakukan dosa, berjudi, berzina, minum alkohol, mungkin dia hidup di dunia ini seperti biasa tapi tanpa ada ketenangan batin didalam hati nya. Ataupun hamba ini dapat hidup dengan tenang secara dzohir nya, rumah ada, makanan cukup, tapi hati nya tidak tenang, resah karena ada pertentangan batin didalam hati nya, ada rasa kekosongan dalam jiwa nya.

Allah swt berfirman mengenai hamba ini: “Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.

Kesimpulan : Apa sih susah dan sulit nya hidup bagi mereka yang cinta kepada Allah dan dicintai oleh Nya.

November 14, 2014 - Posted by | Tak Berkategori

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: