Muhammad Willy Ardiansyah Blogs

Just another WordPress.com weblog

Sunnah Dan Adab Melahirkan Bayi

Sesuatu yang sangat penting di tekankan oleh Rasulullah saw didalam menjaga pendidikan seseorang, pendidikan yang harus diawali dari mulanya untuk menjadikan seseorang itu keturunan yang baik didalam keluarganya, yang mana pendidikan ini harus lebih didahulukan dari yang lainnya. Rasulullah saw memerintahkan kita untuk memilih pasangan yang baik dan sholeh, memerintahkan kita untuk mendidik keturunan ketika dalam masa kehamilan, begitu juga ketika manusia dilahirkan dari perut ibunya, ada beberapa sunnah dan adab yang harus dilakukan seseorang ketika bayinya keluar dari perut ibunya sehingga menjadikan bayi nya menjadi bayi yang baik dan menjadi hamba yang sholeh, dijaga oleh kejahatan syetan, dari segala bala dan penyakit di dalam kehidupannya kelak. Rasulullah saw mengatakan: sesungguhnya syetan mengganggu bayi ketika baru keluar dari perut ibunya, kecuali siti maryam dan anaknya nabi Isa As, karena ibunya memberikan perlindungan kepada anaknya dengan mengatakan: dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari syaitan yang terkutuk.” (QS. Ali Imron : 36), coba kita perhatikan bagaimana dzikir dimasa kehamilan dapat menjaga manusia dari gangguan syetan dan kejahatan syetan.

Rasulullah saw mengajarkan kepada kita apa yang harus dilakukan seseorang ketika bayi baru keluar dari perut ibunya, hendaklah diawali dengan mengazankan bayi di telinga kanannya, sehingga bayi yang baru keluar ia mendengarkan suara pertama kali adalah dzikir kepada Allah swt. Karena azan ini menjaga bayinya dari kejahatan syetan. Sebagaimana ketika cucu beliau sayyidina Hasan baru lahir rasulullah dengan bersegera mengazankan di telinga kanannya dan iqomah di telinga kirinya.

Sunnah yang kedua dilakukan ketika bayi baru lahir adalah ( AT-Tahniik), sebagaimana hadits siti aisyah : Rasulullah saw ketika diberikan bayi kepadanya lalu baginda mendoakan keberkahan untuk mereka dan mentahniikan mereka, [Tahniik ialah: Mengunyah atau melumatkan makanan manis (khususnya kurma) kemudian meletakkannya di dalam mulut bayi pada langit-langitnya. .Tahniik dengan mengunyah adalah khas untuk Nabi s.a.w. Bagi orang lain, cukuplah sekedar melumatkan kurma dengan sedikit air lalu diletakkan pada langit-langit bayi].

Sunnah yang ketiga adalah pada hari ke tujuh berilah nama si bayi, karena memberikan nama merupakan sunnah-sunnah para nabi, nabi mengatakan berilah nama anak-anakmu dengan nama para nabi, dan sebaik-baik nama adalah Abdullah, Abdurrahmaan, atau kita bertabarukan kepada nabi dengan memberikan nama di awal nama bayi kita dengan nama Muhammad.

Sunnah yang ke empat adalah mencukur rambutnya, dan disunnahkan pada hari ketujuh dari kelahirannya, karena nabi mengerjakan hal ini kepada cucunya hasan dan husein.

Sunnah yang ke lima bersedekah dengan timbangan rambutnya dengan perak, namun jika mereka ingin bersedekah dengan emas itu tentu lebih utama (afdal)  untuk kaum muslimin yang  fuqaraa.

Sunnah yang ke enam adalah melakukan Aqiqah yaitu menyemblih kambing bagi laki-laki 2 ekor kambing dan bagi wanita 1 ekor kambing, disunnah untuk memberikan daging aqiqah kepada yang lain, dan mengundang saudara-saudara muslim lainnya karena kegembiraan atas kelahiran seorang anak. Dan wajib bagi seorang muslim untuk hadir ketika di undang untuk hadir pada acara aqiqah.

Sunnah yang ke tujuh adalah menyunatkan bayi karena sunnat bagi bayi laki-laki adalah wajib dan sunnah bagi wanita, dan disunnah kan juga kita mengabarakan atas kelahiran bayi kita dan mengucapkan selamat kepada wanita yang melahirkan bayinya dengan mengucapkan:” Barakallahu laka fil mauhuub wa syakartal waahib wa razaqakallahu birrah wa ballagahu rusydah”.

Sunnah-sunnah ini merupakan sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah saw, apabila kita mengamalkan 7 sunnah ini mudah-mudahan Allah menjadikan bayi kita menjadi bayi yang baik dan sholeh, serta tumbuh menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain dan tumbuh dengan taat kepada Allah swt.

Allah Swt berfirman: “Katakan jika engkau mencintai Allah maka ikuti Aku (Rasulullah saw) niscaya engkau akan di cintai oleh Allah.

Agustus 31, 2011 - Posted by | Sunnah dan adab melahirkan bayi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: