Muhammad Willy Ardiansyah Blogs

Just another WordPress.com weblog

Sunnah-Sunnah Dalam Kehamilan

Rasulullah saw mengajarakan kepada kita bagaimana menjalin hubungan dengan Allah swt  dan bagaimana menjalin hubungan dengan diri kita melalui tahap-tahap yang sangat penting dalam kehidupan kita , Rasulullah saw mengatakan: manusia memulai fase kehidupannya diawali ketika manusia mengandung dalam perut ibunya dan ketika dalam pengasuhan ibunya, ketika manusia memutuskan  untuk menikahi seseorang tahapan ini udah dimulai untuk melakukannnya, mereka disuruh memilih pasangan mereka masing-masing, pilihlah pasanganmu yang baik agamanya, kedudukannya, parasnya, dan Rasulullah saw berkata: pilihlah pasanganmu yang baik agama dan akhlaknya, apabila datang kepadamu seseorang yang baik agama dan akhlaknya, inilah sunnah yang Rasulullah saw perintahkan kepada kita ketika memutuskan untuk menikahi seseorang. karena Rasulullah saw sudah memberikan kepada kita bagaimana mendapatkan keturunan yang baik yang mana hal itu dimulai ketika kita memilih pasangan hidup yang baik.

Rasulullah mengajarkan juga kepada kita untuk mendapatkan keturunan yang baik dimulai dari ketika memilih pasangan dan menikahinya serta menggaulinya, Rasulullah mengajarkan: “kalaulah salah seorang diantaramu mendatangi istri-istrimu maka katakanlah BISMILLAH ALLAHUMMA JANNIBNAAS SYAITHAAN WA JANNIBIS SYAITHAAN MA RAZAKTANAA”. (Wahai Allah jauhilah kami dari setan dan jauhilah setan dari kami terhadap rezeki yang Engkau berikan kepada kami). Karena apabila Allah swt menganugrahkan kepada mereka seorang anak maka syetan tidaklah dapat mencelakakan selamanya. ini merupakan sunnah yang sangat penting sekali ketika seseorang mendatangi istrinya sambil berdzikir dan membaca doa nabi ini maka Allah akan menjaganya dengan penjagaan yang sempurna terhadap kandungannya.

Sebagian para wanita dizaman Rasulullah saw mengutus salah seorang wanita untuk bertanya kepada Rasulullah saw, Ya Rasulullah para lelaki mereka pergi untuk berjihad fi sabilillah mereka mendapatkan pahala yang sangat besar lalu kami para wanita apa yang kami dapatkan? Kemudian Rasulullah saw menjawab: “annal mar`ah fi wakti hamlihaa fi jihaadin fi sabilillah”(para wanita ketika dalam masa kehamilannya mereka telah melakukan jihad fi sabilillah). inilah pahala yang besar diberikan untuk wanita ketika dia hamil karena mereka merasakan kesusahan yang sangat tinggi, yang mana mereka sama kedudukan dengan laki-laki yang berperang di jalan Allah swt.

Rasulullah saw juga menyampaikan kabar gembira untuk seluruh wanita dengan mengatakan: bahwasanya wanita ketika hamilnya,kelahirannya,dan pengasuhan anaknya mereka sedang melakukan jihad fi sabilillah, apabila mereka meninggal dunia dalam waktu ini mereka meninggal dalam keadaan syahid.

Pertama yang disunnahkan oleh seorang laki-laki dan wanita ketika di anugrahkan kepada nya seorang anak didalam kehamilan istrinya, hendaklah istrinya meniatkan anaknya untuk menjadi anak SHOLEH/SHOLEHAH, sebagaimana nabi zakaria ketika dianugrahkan seorang anak, beliau berdoa “Ya Allah anugrahkan aku keturunan yang baik, beliau tidak meminta keturunan saja akan tetapi berdoa dianugrahkan keturunan yang baik.

Disebutkan oleh pakar kedokteran anak, dan psikolog, sebagaimana Imam Ghazali mengatakan ketika manusia dalam kandungan ibunya dalam fase ini sang ibu berperan sangat penting terhadap kandungannya, ketika ia berdzikir kepada Allah maka Allah akan memberikan nur “ cahaya” kepada bayinya, sehingga kebanyakan para ulama mengatakan : ketika wanita dalam keadaan hamilnya hendaknya memperbanyak dzikir kepada Allah swt, tilawatil qur`an, sehingga nur dzikir dan nur al-qur`an mempengaruhi bayinya menjadi bayi yang baik dan sholeh. Ketika bayi bergerak dalam kandungan ibunya hendaknya ibu nya mengucapkan”semoga Allah menjagamu dari kejahatan syetan, semoga Allah melindungimu dari bala dan penyakit,Ya Allah lindungi bayiku dari kejahatan makhluknya, jadikan anak ku anak yang sholeh, begitu juga sang Ayah memperbanyak doa untuk bayinya, mudah-mudahan2an Allah menganugrahkan kepadanya anak yang baik dan sholeh.

Kalau kita melihat sejarah Rasulullah saw, kita dapatkan bahwa Rasulullah saw adalah seorang bapak dari anak-anak, beliau mempunyai 4 orang anak wanita, seorang ahli sejarah menceritakan bagaimana lahirnya siti Fatimah rah, Rasulullah saw sangat bergembira sekali, bahagia yang tak terkira, beliau dilahirkan dari istrinya yang pertama yaitu siti Khadijah sebelum diutusnya rasulullah saw, ketika beliau tiba dirumahnya, rasulullah saw langsung menyampiri siti Fatimah anaknya dan menciumi anaknya, dan berkata wahai Khadijah sesungguhnya ciuman seorang ayah kepada anaknya membawa keberkahan, maka selayaknya kita tidak membedakan mana anak laki-laki dan mana anak perempuan, ketika seseorang menginginkan anak laki-laki tapi Allah menganugrahkan kepadanya anak wanita bersyukurlah kepada Allah swt dan jangan menolaknya dengan mengatakan aku tidak menginginkan anak wanita, aku tidak mencintainya, karena barang siapa yang tidak mencintai anak perempuannya maka sungguh bertentangan dengan Rasulullah saw.

Semoga Allah menganugrahkan kepada kita anak yang sholeh dan sholehan dengan mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah saw dan mencintai anak-anak kita dengan tidak membedakan mana laki-laki dan mana wanita.”.”KATAKAN LAH JIKA ENGKAU MENCINTAI ALLAH  IKUTILAH AKU,NISCAYA ALLAH AKAN MENCINTAIMU”….

Agustus 30, 2011 - Posted by | Sunnah-Sunnah dalam kehamilan |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: