Muhammad Willy Ardiansyah Blogs

Just another WordPress.com weblog

Suasana Romadhan di Masjidil Haram

Alhamdulillah segala puji bagi Allah selalu kita haturkan kepada Nya yang memiliki dan menguasai alam semesta ini, tidak ada satupun yang luput dari pengawasan Nya. Saudaraku sedikit penulis menceritakan pengalaman selama berada di kota Mekkah dan Madinah yang suasananya begitu mengharukan dan sungguh menakjubkan siapapun yang pernah pergi kesana, banyak hal dapat kita ambil pelajaran dan sebagai pengalaman yang berharga yang dapat kita petik selama berada di dua kota itu. terlebih dahulu penulis mencantumkan bahwa: Allah swt memberikan 120 rahmatnya kepada mereka yang melaksanakan umroh atau haji: 60 rahmat Allah berikan kepada mereka yang sedang melaksanakan tawaf, 40 rahmat Allah memberikan kepada mereka yang sedang melaksanakan sholat sunnah, dan 20 rahmat Allah berikan kepada mereka yang memandang ka`bah, sebagaimana Rasulullah saw selalu berdoa ketika memandang ka`bah. banyak kejadian yang mereka alami yang berhati ikhlas sholat di masjidil haram ini, sehingga penulis tidak menuliskan kejadian-kejadian itu, karena penulis ingin menyampaikan sebagian saja dari pengalaman di mekkah dan madinah ketika bulan romadhan.

Saudaraku ada beberapa kategori manusia yang sedang berada di dua kota Mekkah dan Madinah selama romadhan :

1. Seseorang yang melaksanakan ibadah dibulan romadhan dengan penuh semangat, selalu tepat sholat lima waktunya bahkan tidak mau pulang ke hotelnya, bisa dikarenakan jauh atau tidak mau membuang waktunya dengan sia-sia pulang ke hotel dan istirahat di kamarnya takut akan kehilangan waktunya. 

2. Tipe orang kedua ini melaksanakan romadhan stengah-stengah, sholat terkadang di mesjid, terkadang juga dihotel, mungkin karena jauh dari hotelnya atau karena panasnya cuaca diluar, dan menghabiskan waktunya di kamar dengan suasana dingin dan kasur yang empuk.

3. Tipe orang ketiga melaksanakan Romadhan di dalam masjidil haram, tidur disana, makan disana, dan segala aktifitas dia lakukan didalam mesjid kecuali mandi atau buang air hehehhe, mungkin tipe orang ketiga ini tidak punya hotel atau tempat tinggal, mereka hanya melaksanakan umroh atau haji tapi tidak mempunyai tempat tinggal ataupun tidak menyewa hotel. ( Versi penulis)

Romadhan di Tanah haram berbeda dengan di tanah air kita, suasana yang indah dan sangat terasa di hati, dan juga ada perbedaan berbuka puasa di Mekkah dan Madinah, di kota Mekkah ketika kita ingin berbuka tinggal duduk menunggu berbuka maka kita akan di hidangkan dengan berbagai bukaan, mulai dari kurma, zam-zam, qhohwa (kopi arab bagus untuk tidak ngantuk ketika sholat tarawih cuman agak pait), teh dan roti. 

Lain pula dengan berbuka di kota madinah tamu-tamu Allah sangat dihormati disana, ketika kita akan pergi menuju masjid nabawi maka kita akan di tunggu oleh pemuda-pemuda yang berkhidmat di masjid nabawi dan kita akan di antarkan menuju tempat perbukaan yang disediakan oleh tim-tim mereka, bahkan pemuda-pemuda itu mencari orang-orang yang akan berbuka di tempat khusus mereka. bahkan mereka berebutan untuk mendapatkan orang yang akan berbuka di tempat khusus mereka, maka ketika mereka mendapatkan orang untuk berbuka, maka orang itu akan dilayani dan di antarkan menuju tempat duduk dimana tempat perbukaan mereka, suasana saling berlomba untuk mendapatkan orang untuk berbuka di tempat mereka, sangat dimuliakan tamu-tamu Allah di kota ini. setelah duduk maka kita akan disuguhkan kurma, zam-zam, teh, kopi (qhohwah), roti, juga yoghurt dan madu. 

Jangan lupa di kota madinah ini juga terdapat kurma `ajwa (kurma nabi kata orang indonesia) sebagaimana sabda Rasulullah saw: “barang siapa yang satu harinya memakan 7 butir kurma `ajwa maka dia akan terhindar dari sihir” (wallahu`alam) kenapa di katakan 7 kurma dimakan tiap harinya, karena kalau dikatakan disimpan 7 butir saja, maka orang ngga akan beli kurma `ajwa tinggal disimpan aja maka terhindar dari sihir tapi tidak begitu hehhehe..maka dikatakan barang siapa yang makan 7 butir kurma tiap harinya…maka dengan begitu lakulah penjual kurma karena akan dibeli orang terus hehehhe…canda saja. ada juga kurma rutab orang indonesia mengatakannya kurma muda, kurma ini bagus untuk laki-laki karena maaf memperbanyak hormon laki-laki, sehingga bagus untuk melakukan hubungan dengan (orang rumah) kita hehheh…makanya orang arab tidak mau minum jamu mereka lebih percaya dan yakin dengan kurma (rutob) ini.

Sebenarnya masih banyak pengalaman dan kesejukan hati dikota ini, namun secuil tulisan yang dapat tulis disini mudah-mudahan menjadi daya tarik bagi kita untuk melaksanakan umroh baik dibulan romadhan ataupun luar romadhan.

Wassalamu`alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Agustus 8, 2011 - Posted by | Tak Berkategori

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: