Muhammad Willy Ardiansyah Blogs

Just another WordPress.com weblog

NASEHAT RASULULLAH BUAT LIDAH MANUSIA

Segala puji bagi Allah yang menciptakan Alam ini, Allah yang menjadikan kita ada dan tiada, tidak ada satupun makhluk yang luput dari pengawasannya, Allah mengetahui apa yang ada di langit dan bumi, apa yang ada didalam alam rahim, dan didalam kegelapan malam sekalipun.

Kebanyakan manusia banyak yang tidak sadar akan lidah yang dimiliki olehnya, berapa banyak manusia yang tidak menyadari, karena dengan lidahnya dia menyakiti lawan bicaranya, menyakiti tetangganya, menyakiti keluarganya, dan menyakiti apa yang ada disekitarnya, maka benar lah apa yang dikatakan oleh Rasulullah dan sungguh beliau adalah seseorang yang benar dalam suatu haditsnya di  katakan: “kebanyakan kesalahan yang dilakukan anak adam adalah karena lidahnya”.(HR.Tabrani).”Dan barang siapa yang menjaga lidahnya maka Allah akan menutup auratnya”(HR.Tabrani).

Seorang ulama mengatakan : seorang mu`min apabila dia hendak berbicara maka ia harus memperhatikan apa yang dibicarakan olehnya, apabila yang dibicarakannya itu baik maka berbicaralah, apabila buruk maka diam lah. Allah swt berfirman dalam kitabnya :

“ Dan ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia”.(AL-Baqarah:83)

Rasulullah saw juga bersabda : Kalimat yang baik adalah shodaqoh. Dalam riwayat yang lain dikatakan : kemungkinan diantara kalian ada yang memasuki surga itu karena baiknya ucapan dan memberi makan orang yang kelaparan.

Berapa banyak terjadinya perpecahan karena di sebabkan oleh lidah yang tidak terkendali, dan sangat banyak terjadi disekitar kita ataupun di kampung kita karena disebabkan oleh lidah, persaudaraan menjadi renggang, antara sanak keluarga terjadi perpisahan bahkan pertengkaran dan tidak sedikit yang terjadi pertikaian yang berujung pada pembunuhan. Rasulullah saw bersabda : “Barang siapa yang melaknat seorang mu`min sungguh dia seakan-akan membunuh mu`min itu”.

Allah juga berfirman dalam kitabnya :

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. (Al-Hujurat : 11).

Imam Ghazali rahimahullah `alaihi mengatakan : sebagaimana Rasulullah saw bersabda ; “ Apakah kalian mengetahui apa itu ghibah??. Sahabat mengatakan: Allah dan Rasulnya lebih mengetahui, beliau bersabda: membicarakan saudaramu apa yang tidak disukai olehnya, sahabat bertanya : Ya Rasulullah bagaimana pendapatmu kalau apa yang aku bicarakan itu terdapat pada saudaraku??? Beliau menjawab: apabila itu ada pada saudaramu sungguh engkau telah menggibahnya, dan apabila itu tidak ada pada saudaramu sungguh engkau melakukan Buhtan” (HR.Muslim).

Pembicaraan terhadap orang lain ada 3 pembagian:

1.Ghibah adalah engkau membicarakan keburukan apa yang ada pada saudaramu.

2.Buhtan adalah engkau membicarakan keburukan yang tidak ada pada saudaramu.

3.Ifk adalah engkau membicarakan keburukan apa yang telah sampai kepadamu.

Adapaun seorang yang mendengarkan keburukan orang lain, sedangkan dia diam terhadap pembicaraan itu dan dia ridho, sungguh dia masuk dalam kategori ghibah, dan hendaklah dia mengingkari pembicaraan itu supaya iya tidak berdosa karena telah mendengarkan ghibah, dan apabila dia tidak mampu untuk mengingkarinya maka hendaklah dia wajib pergi dari majlis itu, apabila dia tidak mampu hendaklah dia membenci dengan hatinya, adapun ghibah yang dibolehkan itu ada 6 kategori:

1. Dizholimi

2. menolong untuk merubah kemunkaran dengan syarat niat yang benar, dan tidak berniat dengan maksud menghibah seorang mu`min

3. berfatwa : seperti perkataan seorang mufti: fulan telah mendzolimiku dengan ini, bagaimana jalan yang benar mengatakannya: tidak dengan perkataan yang shorih dengan mengatakan nama, akan tetapi mengatakan : seorang laki-laki mendzolimi aku.

4. memperingati seorang muslim seperti bertanya tentang keadilan terhadap istri-istrinya, bertanya tentang persahabatannya yang telah renggang, hendaklah seseorang tersebut berbicara tentang apa yang diketahui olehnya dengan tujuan nasehat.

5. adapaun yang kelima dan keenam adalah mengatakannya dengan jelas bahwa dia telah fasik kepada lawan bicaranya atau bertemu dengan nya dengan membicarakan dengan malu akan sesuatu hal, apabila dia tidak membencinya dan cukup dikatakan ucapan itu dengan ibarat yang lain…

Adapun taubatnya orang yang menghibah ini adalah menyesal apa yang telah diperbuat olehnya dan tidak mengulanginya lagi, serta meminta dihalalkan atau keridhoan apa yang telah dilakukan olehnya. Berkata Ibnu Qatadah : disebutkan oleh kami bahwasanya kebanyakan adzab kubur itu dikarenakan 3 sebab : sepertiganya karena ghibah, sepertiganya karena air kencingnya, dan sepertiga karena namimah). Adapaun namimah adalah : mengambil sebagian-sebagian pembicaraan manusia dengan tujuan merusak dan menfitnah sebagai contoh: fulan ini membicarakan ini kepadamu, fulan ini membicarakan ini kepadamu.

Saudaraku salah seorang istri nabi terlepas ucapannya tidak sengaja dan berkata kepada nabi, wahai nabiyullah sesungguhnya wanita itu kulitnya hitam, Rasulullah saw langsung menegur istrinya dengan mengucapkan: wahai istriku tahukah engkau bawasanya ucapan yang engkau lontarkan terhadap wanita itu,walaupun sedikit kalaulah dimasukan dalam suatu lautan niscaya lautan itu akan berubah warna dan bau nya menjadi menjijikan..

Dan hal ini terbukti sekarang dengan adanya penemuan oleh Profesor DR Masaru Emoto bahwasanya air yang diucapkan dengan perkataan-perkataan baik maka air itu berubah dalam wujud yang sangat indah dan mempesona. adapun air yang apabila diucapkan perkataan yang jelek, umpatan, caci makian, maka air  itupun berubah menjadi bentuk yang jelek dan menyeramkan, sungguh saudaraku apapun ucapan yang kita keluarkan dari mulut ini berpengaruh kepada alam dan semua yang kita ucapkan ini akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah swt, sungguh benar sunnah-sunnah Rasulullah sampai akhir zaman………

Wallahu`alam bisshowaab…………….

Juli 25, 2010 - Posted by | NASEHAT RASULULLAH BUAT LIDAH MANUSIA

2 Komentar »

  1. Sungguh artikel yang sangat bermanfaat

    Komentar oleh Adam Musyaddad Khairul Rahman | Februari 19, 2013 | Balas

    • alhamd,smg bermanfaat buat diriku dan kita semua,aamiin…

      Komentar oleh ikhlashati | Februari 20, 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: