Muhammad Willy Ardiansyah Blogs

Just another WordPress.com weblog

Hubungan Antara Suami dan Istri (bag 2)

yingwu3.Nabi Muhammad saw  menyuruh seorang laki-laki apabila hendak menggauli istrinya dan tidak mengeluarkan sperma nya hendaklah dia mandi.sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam shohihnya  dari Abu Sa`id Al-khudry R.Anhu berkata, Bersabda Rasulullah SAW kami telah membuat seeorang terburu-buru. Lalu berkata ‘Itban Ya Rasulallah bagaimana pendapatmu tentang laki-laki yang terburu-buru terhadap istrinya hingga tidak keluar mani ? Bersabda Rasulullah SAW Air itu berasal dari air .atau sesuatu yang  memerlukan mandi itu menggunakan air,adapun ketika seorang laki-laki yang mengeluarkan mani adalah merupakan air maka bersihkan mani itu dengan air.Kemudian perintah ini juga didapati dalam riwayat Bukhari dan Muslim dalam shohihnya dari hadits Abu hurairah Ra berkata bahwasanya Rasulullah saw bersabda: Apabila seseorang laki-laki duduk  diantara cabang yang 4 (paha) kemudian melakukan hubungan maka wajib mandi, baik keluar mani ataupun tidak. jadi kaedah syar`i  memberikan penjelasan bahwasanya dengan mandi merupakan langkah untuk membersihkan diri dari hal-hal yang akan menimbulkan suatu penyakit dari hubungan antara suami dan istri ketika sedang melakukan hubungan badan .

4. Bahwasanya Rasulullah saw memerintahkan kepada seorang laki-laki  apabila melakukan hubungan badan dengan istrinya kemudian hendak melakukan untuk kedua kalinya atau seterusnya hendaklah diselingi dengan berwudhu.diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam shohihnya,dan Abu Daud dalam shohihnya dari hadits Abu Said Ra.bahwasanya Rasulullah saw bersabda: Apabila seorang laki-laki mendatangi istrinya kemudian hendak mengulangi untuk kedua kalinya maka hendaklah dia berwudhu’ diantaranya. dan diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam shohihnya dia mengatakan karena dengan berwudhu dapat mengembalikan kekuatan kepada tubuhnya. hal ini menunjukan bahwasanya seseorang apabila hendak melakukan hubungan kemudian ingin mengulangi nya kembali hendaklah dia berwudhu menunjukan bahwa dia menjaga kebersihan diantara hubungan suami dan istri dan menjaga dari hal-hal yang akan menimbulkan suatu penyakit yang diakibatkan dari hubungan badan antar suami dan istri tersebut.

5.Bahwasanya Rasulullah saw memerintahkan kepada seorang laki-laki apabila mempunyai banyak istri lebih dari satu kemudian hendak melakukan hubungan badan keseluruhannya dalam satu waktu,memerintahkannya kepada laki-laki tersebut hendaklah mandi dalam setiap kali melakukan hubungan badan diantara istri mereka. hal ini merupakan suatu perintah yang ajaib dari sunnah Nabi saw,dikatakan dalam riwayat Abu Daud dalam sunnah nya dan Ibnu Majah dalam sunahnya serta An-nasa`I dalam sunnahnya  dari hadits abu Rafi`i Ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda: ketika aku akan melakukan hubungan bersama istri-istriku aku mandi dalam setiap melakukannnya dengan istriku pertama,dan mandi setelah melakukan dengan istri kedua dan begitu seterusnya,ditanya oleh salah seorang sahabat Ya Rasulullah kenapa kamu tidak melakukan mandi sekali saja ketika mencampuri istri-istrimu?.lihatlah bagaimana jawaban nabi yang sangat menakjubkan:sesungguhnya hal ini aku lakukan untuk kesucian,kewangian,dan kebersihan.hal ini dilakukan nabi supaya terus menjaga kebersihan dan kesucian tubuh nya supaya tidak ada penyakit yang ditimbulkan akibat hubungan antara suami dan istri.meskipun ada riwayat yang membolehkan bergiliran dalam menggauli istrinya dengan sekali mandi saja,sebagaimana yang diriwayatkan oleh imam Muslim dan Ibnu Hibban dalam shohihnya dari hadits Anan bin malik Ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda: ketika beliau melakukan hubungan secara bergiliran kepada istri-istri nya dengan sekali mandi. hal ini menunjukan bahwasanya yang demikian hukum nya adalah boleh, sedangkan dalam hadits lain dikatakan beliau mandi setiap kali menggauli istri-istrinya menunjukan bahwa hal yang demikian untuk kesucian,kewangian dan kebersihan  dan supaya tidak menimbulkan suatu penyakit ketika ada bekas dari hasil menggauli istri-istrinya.

6.Bahwasanya Rasulullah saw memerintakan seorang laki-laki apabila menggauli istrinya kemudian blom melakukan mandi  untuk dapat minum serta makan terlebih dahulu. memerintahkan kepadanya untuk berwudhu dan mencuci kedua tangannya. sebagaimana diriwayatkan dalam An-Nasa`i dalam sunnahnya,dari hadits Aisyah RAha berkata.bahwasanya Rasulullah saw apabila hendak tidur sedangkan beliau sedang dalam keadaan junub beliau berwudhu telebih dahulu dan apabila beliau hendak makan dan minum ketika selesai melakukan hubungan beliau berwudhu dan mencuci kedua tangannya baru beliau makan dan minum. hal ini menunjukan bahwasanya beliau menjaga kebersihan dan kesucian sehinggal tidak menempel pada tangannya sesuatu bekas dari hubungan suami isri yang dapat menimbulkan suatu penyakit atau sesuatu yang dapat memudharatkan diantara hubungan suami dan istri.

7.Bahwasanya Rasulullah saw memerintahkan kepada seorang laki-laki apabila menggauli istrinya kemudian hendak tidur stelah melakukannya dan tidak mandi sampai sebelum sholat subuh pagi harinya, hendaklah mencuci alat kelaminnya dan hendaklah berwudhu kemudian barulah dia dapat tidur. tidak hanya cukup beliau mengatakan hendaklah engkau berwudhu.atau hendaklah kamu mencuci alat kelamin mu saja. akan tetapi beliau memerintahkan kedua-duanya mencucinya dan berwudhu, supaya hal yang demikian tidak menyisahkan sesuatu yang dapat menimbulkan penyakit akibat bekas dari hasil pergaulan suami istri.sebagaimana diriwayatkan An-Nasa`i dalam sunnahnya  dari hadits Umar Bin Khattab Ra bertanya kepada Nabi Muhammad saw : Ya Rasulullah apabila aku menggauli istriku kemudian hendak tidur apa yang harus aku lakukan? Rasulullah menjawab: cucilah kelamin mu dan berwudhulah serta tidurlah. sampai tidak ada bekas yang tertinggal dari bekas hubungan suami istri dan tidak menimbulkan sesuatu yang dapat menyebabkan penyakit yang terjadi akibat hubungan suami istri.

Inilah perintah Rasulullah dalam sunnahnya kepada suami dan istri dalam melakukan hubungan antara suami dan istri supaya tidak menimbulkan sesuatu penyakit yang ditimbulkan dari hubungan suami dan istri  tersebut.wallahu`alam.

April 11, 2009 - Posted by | Hubungan Suami Istri, Hubungan Suami Istri Bag. 2

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: