Muhammad Willy Ardiansyah Blogs

Just another WordPress.com weblog

4 Unsur kebahagiaan Dunia dan Akhirat

zikirRasulullah saw bersabda: ada 4 unsur apabila diberikan kepadanya 4 ini maka sesungguhnya dia telah diberi kebaikan dunia dan akhirat : lidah yang senantiasa berdzikir, hati yang senantiasa bersyukur, ditimpa suatu musibah dia bersabar, dan istri yang sholehah tidak mengkhianati dirinya dan hartanya.

Inilah ni`mat yang paling besar diberikan oleh Allah swt kepada manusia, lebih baik dari harta, lebih baik daripada kedudukan, dan lebih baik dari apa yang manusia perkirakan, baik dari binatang ternak, perhiasan baik emas dan perak ataupun lainnya.barang siapa yang diberikan 4 ini oleh Allah sungguh dia telah mendapatkan kebahagiaan didunia dan diakhirat. ni`mat yang pertama adalah:

1. LIDAH YANG SENANTIASA BERDZIKIR

Allah swt memberikan  kepada kita lidah yang senantiasa berdzikir dalam setiap waktu dan keadaan apapun tidak pernah lupa dan ditinggalkan dari dzikir kepada Allah swt…itulah lidah yang selalu dibasahi dengan dzikir kepada Allah SWT.

Ketika manusia sibuk dengan dunia mereka,dan ketika manusia tenggelam dengan kepentingan mereka, dia selalu berdzikir kepada Allah,baik dia sedang bekerja atau pun dalam keadaan apapun, karena sesungguhnya Allah tidak ridho kepada hambanya yang berdzikir dengan sangat sedikit,Allah swt berfirman: “hai orang-orang yang beriman,berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah,dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepadanya diwaktu pagi dan petang. (surat al-ahzab 41-42), berbeda dengan orang-orang munafiq mereka berdzikir sedikit sekali, Allah swt berfirman: “mereka bermaksud riya dihadapan manusia  dan tidak lah mereka berdzikir kecuali sedikit sekali”. adapun seorang mu`min mereka senantiasa selalu berdzikir, mereka tidak lupa baik itu dirumah, ketika bekerja ataupun dalam perperangan, meskipun ketika mereka bertemu dengan musuh dimedan pertempuran, Allah berfirman:”hai orang-orang yang beriman apabila kamu memerangi pasukan musuhmu maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah nama Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung”. (Al-anfal :45). adapun dzikir yang sangat perlu dijaga adalah ditempat dimana kebanyakan manusia lalai apakah di pasar dan lain sebagainya, lidah yang senantiasa basah sebagaimana seorang pemuda bertanya kepada Rasulullah saw: Ya Rasulullah Saw sesungguhnya syariat islam sangat banyak atasku dan sisi yang dapat aku berpegang teguh sangat susah. maka Rasulullah Saw bersabda: jangan tinggalkan lidahmu basah dengan dzikir kepada Allah swt. dan bersamaan dengan itu hendaklah dzikir diiringi dengan hati dan lidah.

2. HATI YANG SENANTIASA BERSYUKUR

Dzikir dan syukur selalu tidak terpisahkan,sebagaimana firman Allah swt: ”ingatlah kepadaku niscaya aku ingat pula kepadamu dan bersyukurlah kepadaku dan janganlah kamu mengingkari ni`matku”. dalam hadits nabi saw mengatakan: Ya Allah anugerahkan lah aku berdzikir kepadamu,bersyukur kepadamu dan perbaguskanlah ibadah kepadamu. adapun awal dari syukur itu adalah: hendaklah manusia merasakan bahwasanya seluruh ni`mat milik Allah Swt. meskipun dia datangnya dari makhluk, karena yang menaklukannnya adalah Allah, Allah mengatakan: ”Dan apa saja ni`mat yang ada padamu, maka dari Allah Swt datangnya”. (An-nahl: 53). hati yang senantiasa bersyukur bahwasanya Allah adalah pemilik segala ni`mat dan dialah yang mempunyai segala sesuatu, dan apa yang ada disekitarnya merupakan dari Allah. Allah mengatakan: “Allah lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezki untukmu, dan dia telah menundukan bahtera kepadamu supaya bahtera itu berlayar dilautan dengan kehendaknya dan dia telah menundukan pula bagimu sungai-sungai”. ”Dan dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya.dan jika kamu menghitung ni`mat Allah,tidaklah dapat kamu menghitungnya”. ( Ibrahim: 32 dan 34).



3.DITIMPA SUATU MUSIBAH DIA BERSABAR.

Dia memikul segala penderitaan,memikul kerasnya kehidupan dan penuh segala kekurangan, lapar dan dahaga, jihad di jalan Allah dan memikulnya dengan kesabaran kepada Allah SWT. tidak mungkin manusia menjadi seorang yang sukses didunianya dan di akhiratnya kecuali dengan bersabar, berkata Nabi Isya Alaihissalam:”sesungguhnya kamu tidak akan mengetahui apa yang kamu cintai kecuali dengan kesabaranmu terhadap apa yang kamu tidak sukai”. begitu juga nabi Muhammad saw bersabda: ”Sabar itu adalah cahaya”. atau sabar itu adalah yang menyinari bagi jalan manusia, tanpa kesabaran maka dunia hitam di pandangannnya,dan seakan-akan dunia sempit baginya dan sempit dalam dirinya, maka hendaklah dia bersabar. sabar merupakan ni`mat barang siapa yang diberikan kesabaran maka sungguh telah diberikan ni`mat yang paling agung, dia bagaikan pedang yang tidak pernah melesat dari sasarannya. berkata Ali bin abi thalib : ”Sabar bagaikan pedang yang tidak pernah melesat dari sasarannya dan bagaikan tunggangan yang tidak pernah lepas dari kendalinya”.

4. ISTRI YANG SHOLEHAH

Ni`mat yang ke 4 adalah istri yang sholehah yang tidak mengkhianati dirinya dan hartanya. menjaga kehormatannya dan menjaga harta suaminya, inilah istri yang sholehah yang menjaga dirinya ketika suaminya pergi, enak dipandang, patuh apabila diperintahkan. sebagaimana nabi Muhammad saw bersabda: “Dunia itu perhiasan dan sebaik-baik perhiasaannya adalah wanita yang sholehah”. Nabi saw telah mencoba hal itu ketika beliau menikahi siti khadijah rah,beliau tidak memandang tentang harta,tidak memandang tentang umur,dan tidak memandang tentang ini dan itu akan tetapi beliau memandang seorang wanita..yaitu wanita yang sholehah…..

Sesungguhnya  manusia mencari tentang manusia maka dia akan mendapatkan darinya tentang apa itu tabiat manusia, oleh karena itulah beliau menikahi siti khadijah sedangkan siti khadijah seorang yang janda, menikahinya sedangkan siti khadijah lebih tua 15 tahun darinya, menikahinya sedangkan siti khadijah mempunyai anak, akan tetapi beliau melihat dari siti khadijah kelebihan melihat siti khadijah seorang yang berakhlak mulia.

Maka tidak heran siti khadijah sebagai penyenang matanya,beliaulah yang telah menenangkan Rasulullah tatkala dalam kebimbangan,dan memantapkan hati Rasulullah ketika dalam keraguan,dan mengatakan kepada Rasulullah saw:” Sesungguhnya Allah tidak menghinakanmu selamanya, sesungguhnya dirimu menyambung tali silaturahmi, memuliakan tamu, dan membantu orang yang ditimpa penderitaan”. inilah seorang wanita sholehah.

WANITA SALAF

Seorang istri adalah perhiasan yang terindah , berkata salah seorang pemimpin sa`at itu : seorang wanita sholehah adalah perhiasan yang terindah, barang siapa yang diberikan kepadanya sungguh telah mendapatkan kebahagiaan didunia dan diakhirat. karena istri yang sholehah membantu suaminya dalam ketaatan kepada Allah, menjauhinya dari kemaksiatan,adapun wanita dari wanita salaffussholeh berkata kepada suaminya apabila keluar untuk mencari rezki atau pergi berdagang: wahai suamiku, jauhilah dirimu dari mencari rezki yang haram, sesungguhnya kami bersabar dengan kelaparan dan kehausan dan kami tidak besabar dengan panasnya api neraka dan murkanya Allah swt. inilah wanita sholehah yang mendorong suaminya berada dalam keta`atan.

Wanita pada zaman salaffus sholeh dahulu meminta suaminya untuk keluar berjihad di jalan Allah, ketika dia ditanya oleh seseorang dengan mengatakan: bagaimana kamu ditinggalkan oleh laki-laki  ini keluar untuk berjihad? dan bagaimana kamu ditinggal sendirian olehnya? siapa yang akan menjaga keluarganya? siapa yang akan menjaga anak-anaknya? maka seorang wanita ini pun mengatakan dengan pendirian seorang mu`minah.dan iman yang kuat, cukup bagimu wahai manusia sekalian,sesungguhnya suamiku dari ketika aku menikah dengan nya aku mengetahui dirinya, aku mengetahui darimana aku makan, dan aku tidak mengetahui darimana datangnya rezki apabila rezki telah hilang sungguh yang tersisa hanyalah yang pemberi rezki..inilah ni`mat istri yang sholehah, oleh karena inilah nabi Muhammad saw mengatakan istri sholehah dari keni`mat dunia dan akhirat. dalam hadits yang lain beliau bersabda: “ Barang siapa yang dianugerahkan istri yang sholehah, sungguh Allah telah menolong setengah agamanya maka bertaqwalah pada setengahnya lagi.

Adapun seluruh unsur-unsur kebahagiaan ini adalah yang memudahkan manusia menuju kehidupan yang baik, saudara-saudaraku se islam jika kita menikah, maka carilah wanita yang sholehah, jangan mencari hartanya, jangan mencari kedudukannya, jangan mencari keturunannya, hendaklah mencari darinya agamanya, akhlaknya dan kebaikannya, apabila ada baginya harta, kecantikan, ataupun keturunan yang baik tidak ada baginya masalah, akan tetapi pilihlah akan agamanya, akhlaknya dan kebaikannya.

Kita memohon kepada Allah menjadikan kita dari orang-orang yang senantiasa berdzikir kepada Allah, hati yang senantiasa bersyukur dan ditimpa musibah kita bersabar dan kita memohon istri yang sholehah:

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (Kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-furqan-74).

Februari 27, 2009 - Posted by | Akhlak

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: