Muhammad Willy Ardiansyah Blogs

Just another WordPress.com weblog

“Saudariku apa yang menghalangimu berhijab (bag. 4)”

E.SYUBHAT KELIMA: TAKUT TIDAK LAKU NIKAH

jilbab3

Sebagian wanita yang tidak ber-hijab berdalih dengan takut tidak laku nikah Syubhat yang dibisikkan setan dalam jiwa sebagian wanita yang tidak berhijab ini, pangkalnya adalah perasaan bahwa para pemuda tidak akan mau memutuskan menikah kecuali jika dia telah melihat badan, rambut, kulit, kecantikan dan perhiasan sang gadis. Jika ia berhijab atau memakai cadar, tentu tak ada yang bisa dilihat dari padanya, sehingga sang pemuda enggan mengambil keputusan untuk menikahinya.
Ironinya, kepercayaan seperti ini, tidak hanya monopoli para wanita, tetapi juga merupakan kepercayaan para orang tua, pada akhirnya mereka melarang anak-anak puterinya memakai hijab. Syubhat ini tidak bisa diterima lewat dua alasan mendasar.

1.Penilaian dari Sisi Teori Dasar

Meskipun kecantikan merupakan salah satu sebab paling pokok dalam pernikahan, tetapi ia bukan satu-satunya sebab dinikahinya wanita.Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
“Wanita itu dinikahi karena empat hal. Yaitu karena harta, keturunan, kecantikan dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang berpegang teguh dengan agama, (jika tidak) niscaya kedua tanganmu berlumur debu.

Memang demikian yang terjadi. Kaum laki-laki tidak hanya melihat unsur kecantikan semata, tetapi ada hal-hal lain yang menyatu dengan kecantikan itu atau terlepas darinya, yang dijadikan pertimbangan dalam memilih isteri. Namun para gadis dan orangtua banyak yang menganggap kecantikan adalah segala-galanya. Atau setidak-tidaknya menjadikan kecantikan sebagai unsur terpenting, sedangkan hal lainnya bisa dikesampingkan. Jelas, jalan pikiran seperti ini bertentangan dengan naluri manusia.

2.Penilaian dari Sisi Empiris

Bisa jadi sikap gadis-gadis yang biasa memperlihatkan aurat yang dimaksudkan untuk menawan hati pria menjadi bumerang bagi dirinya. Betapa banyak tindakan itu malah membuat para pemuda enggan menikahinya. Sebab bisa saja para pemuda itu beranggapan, jika wanita tersebut berani melanggar salah satu perintah Allah, yaitu hijab, tidak menutup kemungkinan dia akan berani melanggar perintah-perintah yang lain. Karena setan memiliki banyak kiat.

Meskipun terkadang kenyataan yang ada tidak selalu sesuai dengan pendapat ini, tetapi memang begitulah keadaan mayoritas pemuda kita di zaman sekarang.Pemuda yang menyunting gadis ber-hijab, namanya akan menjadi harum, meskipun ia sendiri tidak termasuk orang-orang yang dinilai ta’at menjalankan perintah agama.

F.SYUBHAT KEENAM: IA MASIH BELUM DEWASA

Syubhat ini banyak beredar di kalangan orangtua serta sebagian wanita yang tidak ber-hijab. Sebenarnya anak-anak tersebut sudah memiliki niat memakai hijab, tetapi kemudian ditunda karena syubhat ini.Karena itu dalih ini lebih pantas disebut hawa nafsu daripada syubhat.
Kebanyakan mereka berkata: “Jangan sampai melarangnya menikmati kehidupan. Dia toh masih belum dewasa. Dia masih senang dengan pakaian yang indah, bersolek dengan berbagai macam make up serta masih suka menampakkan kecantikannya. Semua ini membuatnya lebih berbahagia dan menikmati hidup”.
Kenapa kita melarang dan menghalangi kebahagiaan justru pada saat umur mereka masih relatif sangat muda?
Kalau kita terlanjur ketinggalan kereta, mengapa kita membuatnya pula ketinggalan kereta dengan begitu tergesa-gesa?
Menurut pendapat mereka,masa belum dewasa berlangsung hingga anak berumur dua puluh tahun. Karenanya, meskipun ada gadis yang sudah datang bulan pada umur 13 tahun, dia masih dianggap anak-anak.
1.Nasihat untuk Para Wali
Sesungguhnya para wali,baik bapak atau ibu yang mencegah anak-anak puterinya ber-hijab, dengan dalih karena masih belum dewasa, mereka memiliki tanggung jawab yang besar di hadapan Allah pada hari Kiamat.
Ketika seorang gadis mendapatkan haidh, seketika itu pula ia wajib ber-hijab, menurut syari’at. Jika wali gadis itu melarangnya ber-hijab, maka dia mendapat dosa besar, dan Allah akan, menanyakan hal itu pada hari Kiamat. Allah berfirman:
Artinya:”Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya “. (Ash-Shaaffaat: 24)
Maksudnya jika ia menyuruh anak puterinya memakai hijab sejak dini.
Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
“Masing-masing kamu adalah pemimpin dan masing-masing kamu akan ditanya tentang yang dipimpinnya…. “

Seorang ayah adalah pemimpin pertama dalam rumah tangga. pada hari Kiamat dia akan ditanya tentang masing-masing orang yang ada di bawah kepemimpinannya.
Setiap ayah hendaknya bertanya kepada dirinya sendiri: “Berapa banyak para pemuda yang tergoda oleh anak puterinya?Seberapa jauh puterinya menyebabkan penyimpangan para pemuda?”

2.Ungkapan Cinta untuk Anak-anak Puteri
Allah sebagai saksi, betapa kami amat mengkhawatirkan dirimu akan mendapat siksa Allah. Kami begitu ingin menyelamatkanmu dari segala bahaya yang akan menimpamu, baik di dunia maupun di akhirat. Ini adalah kewajiban seorang muslim kepada saudaranya muslim yang lain.

Di antara bahaya yang bakal menimpa saudariku yang tidak ber-hijab, baik di dunia maupun di akhirat,adalah seperti disebutkan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam sabdanya:
“Akan ada di akhir umatku kaum lelaki yang menunggang pelana seperti layaknya kaum lelaki, mereka turun di depan pintu-pintu masjid, wanita-wanita mereka berpakaian (tetapi) telanjang, di atas kepala mereka (terdapat sesuatu) seperti punuk onta yang lemah gemulai. Laknatlah mereka!, sesungguhnya mereka adalah wanita-wanita terlaknat.

Wahai saudariku yang tak ber-hijab!Tahukah dirimu makna laknat? Laknat artinya dijauhkan dari rahmat Allah Ta’ala.
Dalam hadits tadi, Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam  memerintahkan setiap muslim, agar melaknat tipe wanita seperti yang telah disebutkan. Yaitu mereka yang  mengenakan pakaian di tubuh mereka, tapi tidak sampai menutup auratnya, sehingga seakan-akan mereka telanjang. Dalam hadits lain Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda:

“Dua kelompok termasuk penghuni Neraka,aku (sendiri) belum pernah melihat mereka, yaitu orang-orang yang membawa cemeti seperti ekor sapi, dengannya mereka mencambuki manusia,dan para wanita yang berpakaian (tetapi) teIanjang, bergoyang-goyang dan berlenggak-lenggok, kepala mereka (ada sesuatu) seperti punuk unta yang bergoyang-goyang. Mereka tentu tidak akan masuk Surga,bahkan tidak mendapatkan baunya.Dan sesungguhnya bau Surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian”.(HR.Muslim)
Dalam hadits tersebut terdapat sifat-sifat secara rinci tentang golongan wanita ini,yaitu:
1.Mengenakan sebagian pakaian,tetapi dia menyerupai orang telanjang,karena sebagian besar tubuhnya terbuka dan itu mudah membangkitkan birahi laki- laki,seperti paha,lengan,rambut,dada dan lain-lainnya.Juga pakaian yang tembus pandang atau yang amat ketat, sehingga membentuk lekuk-lekuk tubuhnya,maka ia seperti telanjang,meski berpakaian.

2.Jalannya lenggak-lenggok dan bergoyang,sehingga membangkitkan nafsu birahi.

3.Kepalanya tampak lebih tinggi,sebab ia membuat seni hiasan dari bulu atau rambut sintetis, karena tingginya,ia seperti punuk onta.

Hadits tersebut juga menjelaskan hakikat golongan wanita yang tidak masuk surga,bahkan sekedar mencium bau wanginya pun tidak,padahal rahmat Allah meliputi segenap langit dan bumi. Belum lagi Rasulullah Shallallalhu ‘Alaihi Wasallam yang menyuruh kaum muslimin agar melaknat mereka. “Laknatlah mereka, sesungguhnya mereka adalah wanita terlaknat”.

Kami tidak menginginkan,selain kebaikan bagi anda Kekhawatiran kami kepada diri anda, mendorong kami berharap dari lubuk hati kami yang terdalam, untuk menjauhkan anda dari segala yang tidak disenangi.Semoga Allah mengisi hati anda dengan cahayaNya yang tidak pernah padam, lalu anda menang dalam pertarungan melawan setan, jin dan manusia.Selanjutnya anda berketetapan melepaskan jeratan dan memerdekakan diri dari tawanan hawa nafsu,menuju alam kebebasan,kemuliaan, kehormatan,ketenangan dan alam kesucian.

3.Apakah dirimu Menjamin Umurmu Masih Panjang?

Wahai saudariku yang tidak ber-hijab! dirimu tidak mau berhijab dengan dalih masih belum dewasa, apakah dirimu dapat menjamin umurmu panjang beberapa saat lagi? Apakah dirimu tahu, atau seseorang mengabarkan padamu tentang kapan dirimu bakal mati?
Jika tidak, maka boleh jadi kematian akan menjemputmu setelah setahun, sebulan, seminggu, sehari,sejam atau sedetik kemudian. Semua itu serba mungkin, selama kita tidak tahu kapan ajal kita akan datang.

Wahai saudariku,kematian tidak hanya mengetuk pintu orang yang sakit, tidak pula orang yang lanjut usia saja, tetapi juga orang-orang yang sehat walafiat, orang dewasa, pemuda bahkan sampai bayi yang masih menetek di pangkuan ibunya. Banyak contoh yang bisa dipaparkan…….

Februari 12, 2009 - Posted by | Jilbab dan hijab

4 Komentar »

  1. assalamu’alaikum wrwb
    mampir lagi mencari kesejukan disini dari panasnya dunia
    begitulah kondisi yg ada bahkan zie sendiri mendpt pertentangan dari ortu ketika memutuskan berhijab sejak thn 1999 … terkadang pertentangan itu msh suka diletupkan sampe sekarang … tp alhamdulillah Allah SWT memberikan zie karunia untuk berkumpul dengan saudara2 yang baik dlm jamaah yang selalu mensupport dan memberikan kasih sayang ke zie sehingga zie bisa tetap istiqomah sampe sekarang. mohon doanya agar tetap istiqomah sampai akhir menghadap kehadirat Allah SWT kelak

    Komentar oleh ziezie | Maret 18, 2009 | Balas

    • asllmualaikum wr wb…
      segaLa puji bagi allah pemilik arasy….
      saya Bnr2 tersentuh akan koment kamu…
      boleh saya mengenal anDa ??? wsllmualaikum wr wb…

      Komentar oleh erwin winata | Juli 10, 2009 | Balas

  2. wa`alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh

    Terus semangat dalam tekadnya krn tidak ada keta`atan kepada makhluk untuk berbuat maksiat meskipun itu datangnya dari keluarga terdekat,web ini milik bersama mudah2an web ini berguna buat saudara2 kita selamat membaca hidangan Allah dalam web ini dan mhn kritikan nya atao komentarnya utk perbaikan web ini.

    wassalam

    Komentar oleh willy | Maret 19, 2009 | Balas

  3. wahai wanita Muslimah yang berHijab dan Bercadar… sesungguhnya Ku merindukan akan Sosok dirimu.. Subhanallah………
    Hasbunallah Wa nikmal wakil..

    Komentar oleh erwin winata | Juli 10, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: